Jumat, 12 Desember 2025
Terbit : Kam, 07 Oktober 2021

Rukhsoh dan Kesunnahan Ketika Melakukan Safar (Bepergian).

Oleh : Andi Maulana
Rukhsoh dan Kesunnahan Ketika Melakukan Safar (Bepergian).

Almuhajirin.info, Kunciran – Siapapun kita, hampir bisa dipastikan pernah melakukan safar atau bepergian, entah itu dalam jarak dekat maupun jauh. Baik itu melalui jalur darat, laut maupun udara. Ada yang bertujuan untuk mencari nafkah, silaturahim, mencari ilmu dan berbagai tujuan lainnya.

Namun tahukah anda bahwa Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kepada kita untuk safar atau bepergian itu dilakukan pada malam hari?

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad SAW bersabda ;“Hendaklah kalian bepergian pada waktu (Duljah) malam, karena seolah-olah bumi itu terlipat pada waktu malam.” (HR. Abu Dawud)

Selain itu, di dalam perjalanan sebaiknya kita perbanyak dzikir kepada Allah SWT dan juga mempersiapkan bekal yang cukup, karena safar itu identik dengan kesusahan (tidak senyaman di saat mukim).

Rasulullah SAW bersabda,

“Bepergian itu bagian dari azab. Seseorang akan terhalang (terganggu) makan, minum, dan tidurnya. Maka, bila seseorang telah menunaikan maksud safarnya, hendaklah ia menyegerakan diri kembali kepada keluarganya.” (HR. Bukhari).

Karena identik dengan kesusahan, musafir mendapatkan rukhshah/keringanan dalam syariat seperti boleh mengqashar dan menjamak shalat serta boleh tidak melakukan puasa wajib Ramadhan dengan mengqadhanya di hari yang lain.

Redaksi

Masjid Jami’ Al Muhajirin
Jl. Samudra Raya 41, RT.01/RW.06, Kunciran Indah, Pinang, Kota Tangerang, Banten 15144
Luas Area1600 m2
Luas Bangunan400 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri2001
  • Saran atau Masukan untuk kualitas pelayanan dan kemakmuran silahkan datang ke kantor sekretariat atau menghubungi nomer WA official kami