Langsung ke konten
· Friday, 16 October 2026 Jl. Jl. Samudera Raya No.41, Tangerang · 089-9985-9985
Beranda / Kajian / Besarnya Pahala Turut Serta Membangun Masjid, Mari Kita Simak

Besarnya Pahala Turut Serta Membangun Masjid, Mari Kita Simak

Masjid bukan sekadar tempat menunaikan ibadah shalat, melainkan pusat peradaban, pembinaan moral, dan pemersatu umat Islam. Oleh karena itu, mengambil bagian dalam pembangunan masjid—baik melalui harta, tenaga, maupun pikiran—merupakan salah satu amalan paling utama yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Berikut adalah beberapa keutamaan luar biasa bagi orang yang berkontribusi dalam membangun masjid:

  1. Dibangunkan Rumah di Surga

Janji paling utama bagi orang yang membangun masjid karena mengharap ridha Allah adalah istana di surga kelak. Kontribusi ini bernilai sangat besar di sisi Allah SWT, bahkan jika jumlah yang disedekahkan tampak kecil di mata manusia.

Dari Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangunkan baginya yang serupa di surga.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa keterlibatan sekecil apa pun tetap mendapat ganjaran mulia:

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah walau hanya selubang sarang burung atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga.”

(HR. Ibn Majah)

  1. Pahala Jariyah yang Terus Mengalir

Berkontribusi dalam pembangunan masjid termasuk ke dalam amal jariyah. Pahala dari setiap rakaat shalat, ayat Al-Qur’an yang dibaca, dan ilmu yang dipelajari di dalam masjid tersebut akan terus mengalir kepada orang yang ikut membangunnya, bahkan setelah ia meninggal dunia.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah matinya adalah ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan, anak shaleh yang ia tinggalkan, mushaf Al-Qur’an yang ia wariskan, atau masjid yang ia bangun…”

(HR. Ibn Majah)

  1. Ciri Orang yang Beriman dan Memakmurkan Agama Allah

Tergerak hatinya untuk ikut serta mendirikan tempat ibadah merupakan salah satu tanda keimanan yang tulus kepada Allah SWT dan hari akhir.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

(QS. At-Taubah: 18)

  1. Membersihkan Harta dan Mendatangkan Keberkahan

Sedekah yang dikeluarkan untuk fasilitas umum umat Islam seperti masjid tidak akan mengurangi kekayaan. Sebaliknya, amalan tersebut menyucikan harta, membuka pintu-pintu rezeki baru, dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan keluarga.

Setiap rupiah atau keringat yang diinfakkan untuk membangun rumah Allah adalah investasi akhirat yang tidak akan pernah merugi.

Redaksi