SEKILAS INFO
  • 4 minggu yang lalu / Ied Adha 1445 H / 17 Juni 2024, Masjid Jami Al Muhajirin menerima dan menyalurkan Hewan Qurban. Bagi para jamaah yang ingin ikut serta patungan hewan qurban besaran per orang adalah Rp. 3.600.000,-
  • 8 bulan yang lalu / Hadirilah Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami’ Almuhajirin dengan penceramah Ustadz Munawir Ngacir pada hari Ahad (15 Oktober 2023) pukul 20.00 WIB.
  • 11 bulan yang lalu / DKM Masjid Jami’ Almuhajirin Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H. Semoga di Tahun ini Kita Bisa Menjadi Lebih Baik. Amin Ya Rab.
WAKTU :

Kesombongan Menghancurkan dan Menjerumuskan Manusia ke Neraka

Terbit 22 April 2021 | Oleh : admin | Kategori : Berita
Kesombongan Menghancurkan dan Menjerumuskan Manusia ke Neraka

Almuhajirin.info, Kunciran Indah- Sebagai insan yang mengaku menjadi hamba Allah SWT haruslah berusaha untuk taqwa kepada Allah SWT namun jangan sampai merasa paling taqwa diantara insan yang lain. Begitulah petikan kultum yang disampaikan oleh Ustadz Tian Kamaludin, Lc, MA atau yang akrab disapa dengan panggilan Ustadz Kamal, di masjid al-Muhajirin pada Rabu (21/04).

Menurut Ustadz Kamal, ketika hamba Allah SWT merasa paling taqwa diantara yang lainnya berarti sudah tumbuh benih-benih kesombongan dalam hati orang tersebut dan jika ada kesombongan, maka nerakalah yang layak baginya.

“Sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad SAW, bahwa orang yang dalam hatinya ada kesombongan sekecil dzarrah, maka orang tersebut tidak akan masuk surganya Allah SWT” tutur Ustadz Kamal.

Dzarrah merupakan biji kecil yang dijadikan perumpamaan barang terkecil. Maksudnya adalah meskipun kesombongan itu baru setingkat yang terendah pun bisa menghalangi manusia masuk ke surganya Allah SWT.

Ustadz yang juga menjadi ketua DKM masjid jami’ al-Muhajirin ini menutup kultumnya dengan ajakan untuk bersama-sama meningkatkan taqwa dan berusaha untuk memaksimalkan ibadah di bulan suci ramadhan.

SebelumnyaKultum Ramadhan, Ustadz Ulin ; Jangan Sampai Kita Merugi dan Celaka SesudahnyaUstadz Arifin ; Jadikan Qur’an Sebagai Kunci Kebahagiaan Hidup

Berita Lainnya

0 Komentar