SEKILAS INFO
  • 2 minggu yang lalu / Ied Adha 1445 H / 17 Juni 2024, Masjid Jami Al Muhajirin menerima dan menyalurkan Hewan Qurban. Bagi para jamaah yang ingin ikut serta patungan hewan qurban besaran per orang adalah Rp. 3.600.000,-
  • 8 bulan yang lalu / Hadirilah Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami’ Almuhajirin dengan penceramah Ustadz Munawir Ngacir pada hari Ahad (15 Oktober 2023) pukul 20.00 WIB.
  • 10 bulan yang lalu / DKM Masjid Jami’ Almuhajirin Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H. Semoga di Tahun ini Kita Bisa Menjadi Lebih Baik. Amin Ya Rab.
WAKTU :

Memaknai Tahun Baru, Harapan Baru dan Semangat Ibadah Baru.

Terbit 23 Juli 2023 | Oleh : Andi Maulana | Kategori :
Memaknai Tahun Baru, Harapan Baru dan Semangat Ibadah Baru.

Almuhajirin.info, Kunciran – Tepat pada hari Rabu, 19 Juli 2023, kaum muslimin memulai penghitungan tahun baru dalam penanggalan hijriyah atau yang juga dikenal dengan sebutan tahun baru islam.

Dalam islam, penanggalan hijriyah dimulai dari sejak Rasulullah Muhammad SAW berhijrah menuju kota suci Madinah. Dan jika dihitung sampai saat ini sudah 1445 tahun.

Beliau SAW membuat peradaban baru yang dimulai dari kota Madinah hingga menyebar ke seluruh penjuru dunia bahkan hingga Asia Tenggara.

Momentum pergantian tahun merupakan titik pengingat bagi kita untuk semakin menguatkan tujuan hidup kita yaitu beribadah kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman : “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. Az Zariyat ; 56).

Ketika kita sadar bahwa setahun sudah terlewatkan dalam hidup kita, maka seyogyanya kita betul-bertul memahami tugas kita di dunia ini yaitu beribadah kebapa Allah SWT. Dan kita juga jangan sampai lalai atas segala ni’mat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. ; “Manfaatkanlah lima hal sebelum lima hal lainnya: masa mudamu, sebelum kamu menjadi tua; kesehatan Anda, sebelum Anda jatuh sakit; kekayaan Anda, sebelum Anda menjadi miskin; waktu luang Anda sebelum Anda menjadi sibuk; dan hidupmu, sebelum kematianmu.” (HR Al-Bukhari).

Oleh karena itu, jika sampai saat ini kita masih bisa melaksanakan tugas dan aktifitas keseharian, maka sepatutnya kita menjadi insan yang lebih baik dari masa lalu atau tahun sebelumnya. Kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya segala ni’mat Allah SWT sebagai modal mendekat kepadaNya.

Wallahu a’lam.

SebelumnyaBerikut Cara Supaya Bisa Masuk Surga Tanpa Hisab SesudahnyaImam Masjid Almuhajirin Ajak Jama’ah Berpuasa Sunnah Asyura.

Tausiyah Lainnya