
TANGERANG — Setelah berdiri kokoh selama puluhan tahun di Komplek Kunciran Mas Permai, Masjid Jami’ Al-Muhajirin kini resmi memasuki babak baru. Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik bangunan masjid mulai rapuh dan membutuhkan peremajaan menyeluruh agar tetap aman dan nyaman digunakan untuk beribadah.
Peremajaan ini sekaligus menjadi bentuk pemeliharaan atas warisan berharga para tokoh penggerak dan penggagas berdirinya masjid yang kini telah banyak berpulang ke rahmatullah.
Sebagai tanda dimulainya perombakan total dan pembangunan ulang tersebut, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menggelar prosesi peletakan batu pertama pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Seremonial peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Ketua DKM Masjid Jami’ Al-Muhajirin, Ustadz Tian Kamaludin, bersama Ketua RW 06, Bapak Sri Budianto, S.E. Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh para sesepuh, tokoh masyarakat, pemangku wilayah setempat, serta para tamu undangan.
Adapun pendanaan renovasi dan pembangunan ulang masjid ini bersumber dari swadaya dan infak jemaah RW 06 Kunciran Indah dan sekitarnya, serta dukungan donasi dari jemaah di luar lingkungan RW 06.
Dalam kesempatannya, Ustadz Tian Kamaludin menyampaikan harapannya agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Beliau berharap pembangunan dapat rampung dengan cepat berkat dukungan dan gotong royong seluruh jemaah muslim, baik di lingkungan RW 06 maupun masyarakat luas.
Rangkaian acara peletakan batu pertama tersebut ditutup dengan doa bersama, sesi foto, serta ramah tamah antar warga dan tokoh masyarakat yang hadir.
Redaksi

Leave a Reply