
Almuhajirin.info, Tangerang- Ada contoh bagus dari sekian banyak teladan yang dicontohkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya. Diantara contoh tersebut adalah baginda Nabi Muhammad SAW selalu mendatangi undangan ummatnya meskipun undangan tersebut adalah sebuah hajatan yang sederhana. Beliau tidak pernah meremehkan undangan orang lain.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
لَوْ دُعِيتُ إِلَى كُرَاعٍ لاَجَبْتُ، وَلَوْ أُهْدِيَ إِلَيَّ كُرَاعٌ لَقَبِلْتُ.
Dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad SAW bersabda:
Seandainya aku diundang untuk makan daging bagian kaki, niscaya aku akan datang, dan seandainya aku diberi daging bagian kaki, niscaya aku akan menerimanya (HR.Bukhari).
Dari sabda dan teladan yang dicontohkan oleh Rasulullah ini kita bias mengambil hikmah supaya tidak meremehkan undangan makan orang lain. Bisa jadi orang yang mengundang anda harus begadang memasak atau mengeluarkan biaya yang cukup besar demi membuatkan jamuan untuk anda. Hargailah orang itu dan hargailah pemberiannya.
Redaksi