
Almuhajirin.info, Kunciran Indah – Nasib seseorang terkadang berbeda dari satu dengan yang lainnya. Ada yang ditaqdirkan hidup berkecukupan lengkap dengan anggota keluarganya. Ada pula yang diberi ujian oleh Allah SWT dengan hidup yang serba kekurangan dan ada juga yang hidup sendiri ditinggal pasangan menghadap Sang Khaliq.
Islam mengajarkan kepada kita untuk mengasihi orang yang sedang kesusahan atau miskin. Begitu pula islam meyarankan untuk menafkahi seorang janda yang berjuang sendiri dalam mengarungi kehidupannya karena ditinggal mati oleh suaminya.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
السَّاعِي عَلَى الأَرْمَلَةِ وَالْمِسْكِينِ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ الْقَائِمِ اللَّيْلَ الصَّائِمِ النَّهَارَ.
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Nabi SAW bersabda:
Orang yang menafkahi para janda dan orang-orang miskin, maka ia seperti halnya seorang mujahid di jalan Allah atau seorang yang mendirikan (shalat) di malam hari dan berpuasa di siang harinya. (HR. Bukhari).
Oleh karena itu, jika kita melihat di sekitar kita ada orang miskin dan kita mampu untuk menolongnya,maka tolonglah. Begitu juga para janda.