
Almuhajirin.info, Kunciran Indah – Banyak orang yang ketika mendengar harta karun langsung membayangkan tumpukan emas dan uang yang berlimpah. Itu baru harta karun di dunia, lantas bagaimanakah harta karun surganya Allah SWT?
Suatu ketika Rasulullah Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Musa al-Asy’ari.
عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
يَا أَبَا مُوسَى أَوْ يَا عَبْدَ اللَّهِ، أَلاَ أَدُلُّكَ عَلَى كَلِمَةٍ مِنْ كَنْزِ الْجَنَّةِ؟ قُلْتُ: بَلَى. قَالَ: لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ.
Dari Abu Musa al-Asy’ari, dia berkata: Nabi SAW bersabda:
Wahai Abu Musa, atau wahai Abdullah, maukah aku tunjukkan kepadamu suatu kalimat yang termasuk dari harta karun surga? Aku menjawab: Tentu. Beliau bersabda: Laa haula wa laa quwwata ilIa billaah (Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan AlIah.). (HR. Bukhari).
Lafadz hauqalah لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ inilah yang menjadi harta karun dari surganya Allah SWT. Mengapa demikian? Karena dengan memahami makna dari hauqalah kita akan tahu bahwa tiada daya dan upaya kecuali milik Allah SWT kemudian secara otomatis kita akan berserah diri kepada Allah SWT sehingga kita mendapatkan perlindungan, kasih sayang dan hidayat dari Allah SWT.
Sungguh sangat bernilai jika dibandingkan dengan harta karun dunia. Karena semua yang ada di dunia ini tidak apa-apanya jika dibandingkan dengan kekuasaan Allah SWT.
| Luas Area | 1600 m2 |
| Luas Bangunan | 400 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2001 |