
Almuhajirin.info, Kunciran – Bulan Muharram adalah permulaan bulan di setiap tahun baru islam atau hijriyah. Ada beberapa keistimewaan yang terapat dalam bulan Muharram ini. Diantara keistimewaan tersebut adalah puasa sunnah Tasu’a dan Asyura.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ‘Puasa (sunah) yang paling utama setelah (puasa) di bulan Ramadan adalah (puasa) pada bulan Allah yang al-Muharram (puasa Asyura), dan salat sunah yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah Ahmad).
Selain itu, dalam hadits sahih lainnya yang diriwayatkan oleh imam Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda tentang keutamaan puasa Asyura yaitu dapat menghapuskan dosa-dosa selama setahun yang telah lalu.
Imam masjid jami’ almuhajirin, Ustadz Reza dalam kajiannya menjelaskan keutamaan puasa tersebut dan mengajak para jama’ah untuk menyempatkan diri melaksanakan puasa Asyura dan Tasu’a atau sehari sebelum Asyura.
Mengapa diawali dengan Tasu’a sebelum Asyura? Karena Rasulullah Muhammad SAW tidak menginginkan seperti orang Yahudi dan Nasrani yang puasa di hari Asyura. Hal ini diterangkan dalam sebuah hadits riwayat imam Muslim.
Abdullah bin Abbas Ra berkata saat Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan juga memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa. Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, itu adalah hari yang sangat diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani.” Maka Rasulullah Saw bersabda: “Pada tahun depan insya Allah, kita akan berpuasa pada hari ke sembilan (Muharram).” Tahun depan itu pun tak kunjung tiba, hingga Rasulullah Saw wafat” (HR. Muslim).
Bagi yang sempat di tanggal 9, maka hendaknya berpuasa tanggal 9 & 10. Namun bagi yang tidak sempat tgl 9, maka bisa di tanggal 10 & 11.
| Luas Area | 1600 m2 |
| Luas Bangunan | 400 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2001 |